counter

Minggu, 05 Januari 2014

Sekilas Sejarah STAN

STAN
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) adalah salah satu Perguruan Tinggi Kedinasan. Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) adalah suatu lembaga pendidikan yang diselenggarakan oleh instansi tertentu yang bertujuan menarik kader-kader calon pegawai di instansi tersebut dan sifatnya mengikat. Jadi kalo kamu kuliah di sana pasti kamu akan dijamin nanti lulusnya akan diberi pekerjaan menjadi PNS setelah melalui tes.
 Akademi Ajun Akuntan Negara, Akademi Pajak dan Pabean, serta kursus Treasury Negara. Sejarah pendidikan ini unik dan panjang sejak 1952 sampai sekarang telah berganti-ganti nama. Pada awal dibentuk cikal bakal STAN bernama Sekolah Tinggi Keuangan Negara (STIKN). Terdapat empat jurusan yaitu Akuntansi, Pajak Umum, Bea Cukai, dan Kebendaharaan Umum. Lalu namanya berubah menjadi Akademi Threasuri Negara (ATN), didirikan untuk menyediakan tenaga ahli yang cakap di bidang keuangan negara dalam rangka pelimpahan tugas administrasi Negara. Dan berganti nama lagi menjadi Akademi Dinas Pemeriksa Keuangan (ADPK) yang lama pendidikannya 5 tahun.
Setelah republik ini berdiri, tenaga terdidik dalam bidang akuntansi dan keuangan sangatlah sedikit. Oleh karena itu, Depkeu berinisiatif untuk menyelenggarakan berbagai pendidikan antara lain: Kursus Djabatan Adjun Akuntan (KDDA) tahun 1953, Kursus Djabatan Pembantu AKuntan (KDPA) tahun 1959, STIKN jurusan akuntansi tahun 1959, Akademi Djabatan Adjun Akuntan (ADDA) tahun 1960 , Akademi Adjun Akuntan Negara (A3N) tahun 1967, Institut Ilmu Keuangan Akuntansi tahun 1967, dan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) tahun 1975.
Sebelum pada akhirnya digunakan nama STAN, Institut Ilmu Keuangan (IIK) didirikan berdasarkan surat keputusan Menteri Keuangan dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor Kep 302/Menkeu/2967 (3/PT/1967) tanggal 15 Desember 1967 yang dipertegas dengan Keputusan Presiden RI Nomor 167 tanggal 6 Mei 1968. Integrasi dari beberapa pendidikan di lingkungan Departemen Keuangan dan Badan Pemeriksa Keuangan antara lain: STIKN, A3N, ATN, A3P dan ADPK. Ada empat jurusan dalam institute ini, yaitu: Akuntansi, Pajak Umum, Bea Cukai, dan Kebendaharaan Umum. Berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 34 tahun 1972 tentang Tanggung Jawab Fungsional Pendidikan dan Latihan yang dipertegas dalam Instruksi Presiden Nomor 15 tahun 1974, pimpinan Departemen Keuangan memutuskan untuk meninjau kembali status IIK dan akhirnya menganggap tidak perlu lagi mempertahankan status IIK ini.

Dengan pertimbangan bahwa pada masa itu perguruan tinggi negeri ada yang belum sanggup untuk mendidik tenaga akuntan, sementara IIK sendiri harus ditutup maka didirikanlah Sekolah Tinggi Akuntansi Negara. Pendirian STAN berdasarkan keputusan presiden Nomor 45 tahun 1974 jo Keputusan Presiden Nomor 12 tahun 1967. Baru pada tanggal 17 Maret 1975 melalui Surat Keputusan No.13495/MPK/1975 diperoleh izin penyelenggaraan pendidikan akuntan dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Sampai saat ini tidak dilakukan lagi perubahan nama, hanya saja kampus yang dulu berada di purnawarman sekarang sudah dipindahkan ke Bintaro Jaya, Tangerang Selatan. Setelah 50 tahun lebih berdiri, STAN telah banyak menghasilkan tenaga-tenaga keuangan yang berkualitas, tidak hanya dipercaya di dalam negeri, lulusan STAN pun banyak yang bekerja di luar negeri. Bahkan banyak perusahaan swasta yang lebih memilih lulusan STAN karena sudah terpercaya.
Demikian sedikit ringkasan yang saya dapat sajikan, semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar