counter

Selasa, 27 Maret 2012

Augustin-Louis Cauchy


Karya termasyur (Cours d’analyse dari Cauchy) harus dibaca oleh siapa saja yang mencintai ketelitian dalam penyelidikan matematis
Neils Hendrik Abdel



Augustin-Louis Cauchy lahir di Paris dan dididik di Ecole Polytechnique. Karena kesehatan yang buruk ia dinasehatkan untuk memusatkan pikiran pada matematika. Selama karirnya, ia menjabat mahaguru di Ecole Polytechnique,Sorbonne, dan College de France. Sumbangan – sumbangan matematisnya cemerlang dan mengejutkan dalam jumlahnya. Produktivitasnya sangat hebat sehingga Academy Paris memilih untuk membatas ukurani makalahnya dalam majalah ilmiah untuk mengatasi keluaran dari Cauchy.
Cauchy adalah pengikut Katolik yang saleh dan pengikut Raja yang patuh. Dengan menolak bersumpah setia kepada pemerintah Perancis yang berkuasa dalam tahun 1830, ia mengasingkan diri ke Italia untuk beberapa tahun dan mengajar di beberapa institut keagamaan di Paris sampai sumpah kesetiaan dihapuskan setelah revolusi 1848.
Cauchy mempunyai perhatian luas.Ia mencintai puisi dan mengarang suatu naskah dalam ilmu persajakan bahasa Yahudi. Keimanannya dalam beragama mengantarkannya mensponsori kerja sosial untuk ibu-ibu tanpa nikah dan narapidana.
Walaupun kalkulus diciptkannya pada akhir abad ke tujuh belas, dasar – dasarnya tetap kacau dan berantakan sampai Cauchy dan rekan sebayanya (Gauss, Abel, dan Bolzano) mengadakan ketelitian baku.Kepada Cauchy kita berhutang pemikiran pemberian dasar kalkulus dan definisi yang jelas dari konsep limit. Semua bukuajar modern mengikuti, paling sedikit dalam intinya, penjelasan kalkulus yang terinci oleh Cauchy.